"Kritik hanya akan efektif memperbaiki seseorang atau suatu keadaan apabila anasir
anasirnya terpenuhi. Pertama, ada niat yang benar dari orang yang mengeritik bahwa ia
melakukan itu semata-mata sebagai pelaksanaan dari kewajiban munashahah sesama muslim, dan untuk itu ia mengharapkan pahala dengan melaksanakan kewajiban itu. Kedua, memang ada kesalahan objektif yang harus dikritik, baik kesalahan personal maupun kesalahan kebijakan. Ketiga, kritik itu disampaikan dengan cara yang benar dan tepat sesuai dengan adab-adab munashahah dalam Islam".
The 10 credos of compassionate marketing
oleh : Hermawan Kartajaya
"CAN YOU PRACTICE WHAT YOU PREACH, AND WOULD YOU TURN THE OTHER CHEEK ? WHERE IS THE LOVE, BLACK EYED PEAS"
Saya merasa terhormat ketika diundang untuk berceramah bersama dengan KH Abdullah Gymnastiar. Bagi saya, Aa Gym adalah asset nasional. Dan kalau kalau orang di seluruh dunia tahu, sebetulnya Aa Gym sudah merupakan asset dunia.
Karena itu ketika saya mendapat undangan untuk mengisi ceramah bersama Aa Gym, saya langsung membentuk tim di MarkPlus&Co yang terdiri dari teman-teman Muslim. Saya minta mereka mempelajari buku-buku Aa Gym, berkonsultasi dengan pakar bisnis Islam, dan mempelajari kitab suci untuk memperkaya konsep yang sedang saya kembangkan. Inilah konsep Compassionate Marketing yang pertama kali saya share bersama Aa Gym di Bandung beberapa waktu yang lalu.
baca selengkapnya..
