Rumah tanggaMay 9, 2008 2:36 pm
TAK semua pohon mampu berbuah. Ada yang hanya menawarkan keindahan melalui bunga. Ada yang cuma menghadiahi keteduhan dan kesegaran. Ada juga yang hanya memberikan khasiat mujarab dari akar, batang, atau daunnya. Walau tanpa buah, pohon-pohon itu memberikan kepuasan tersendiri. Masalahnya, tak semua manusia seperti mereka.
Di antara buah dari pohon perkawinan adalah anak. Anaklah yang menghiasi perkawinan menjadi teramat indah. Di situlah ada harapan, tantangan, ujian, bahkan hiburan. Indahnya menatap senyum anak. Dan sedemikian prihatinnya, mendapati tangis anak. Senyum dan tangisnya kian membuat ikatan pernikahan menjadi lebih kuat.
baca selengkapnya..