UncategorizedFebruary 25, 2008 3:40 pm

Siapapun yang telah berazam dan ‘meneken kontrak’ menjadikan jihad dan dakwah sebagai jalan hidupnya, lalu berfikir dapat keluar dari kesibukannya untuk sejenak mengambil nafas dan jarak terhadapnya, maka ia adalah penabur benih yang akan ditunainya dalam panen raya kekecewaan dan penyesalan.

Kecewa karena selalu mengenyam rasa pahit, perih dan terbebankan dalam berkurban dan menyesal karena hidup santai, sikap cari selamat dan menghindar dari pengurbanan telah mengalahkan totalitas (tajarrud) sebagai kemutlakan sikap dakwahnya. Kelezatan berkurban yang seharusnya jadi impian setiap da’i seyogyanya dapat diraihnya langsung dari mujahadah (usaha keras), qana’ah (rasa penerimaan) dan ridha menghadapi segala cobaan di jalan dakwah. Bukankah seraut wajah remaja tampan Yusuf begitu memikat bagi perempuan-perempuan Mesir, sampai mereka tak merasakan sakitnya mengiris-iris jari sendiri?

baca selengkapnya..

UncategorizedFebruary 23, 2008 1:22 pm

Senin, Selasa…
Rabu, Kamis…
Jum ‘at Sabtu Minggu itu nama-nama hari…
Rajin belajar, supaya pintar
anak yang pemalas tidak naik kelas…

Sebuah gang kecil. Hampir di ujungnya. Di kawasan pinggiran Jakarta. Musim awal sekolah baru saja mulai kembali. Meninggalkan hari-hari libur yang tak selamanya bisa menghibur. Sekelompok anak-anak belajar menghafal nama-nama hari dalam nyanyian ringan. Bersama guru di sekolah taman kanak-kanak yang sederhana. Mereka sedang mengenal identitas siang yang terang atau malam yang kelam: hari. Ya, mereka belajar tentang hari-hari. Tapi apa hubungan hari dengan pintar? Hubungan hari dengan malas? Hubungan hari dengan tidak naik kelas? baca selengkapnya..

UncategorizedFebruary 19, 2008 2:43 am

Suasana di Madinah begitu mencekam. Hari-hari terasa lamban berjalan. Telah lima tahun Rasulullah dan kaum muslimin tinggal di kota baru itu. Selama masa itu telah banyak peristiwa besar terjadi. Tetapi hari itu kaum muslimin menghadapi peristiwa paling genting sepanjang sejarah perjuangan mereka. Menghadapi saat-saat menegangkan, dikepung kafir Quraisy dan Yahudi dari segala penjuru.

baca selengkapnya..

UncategorizedFebruary 13, 2008 10:53 pm

Bertanyalah kita. Hari ini. Sejenak saja. Kepada diri sendiri. Tentang sebuah lambang keberartian dan makna hidup yang sangat mendalam: kelayakan untuk dicintai. Maka, layakkah kita dicintai?

Ya, layak dicintai adalah lambang keberartian. Sebab cinta tak dipersembahkan untuk padang jiwa yang hampa. Tidak juga untuk karya-karya yang tak bermakna. Hanya bila kita berguna, maka kita layak dicintai. Hidup tak akan memberi ruang untuk orang-orang yang kikir atau degil, yang hanya bisa merusak dan tak pernah bisa membangun. Yang hanya pandai mengkhianati, menyakiti, dan tak pernah berdaya untuk merajut kembali. Yang hatinya dingin membeku dan tak pernah mampu mengilhami. Hanya bila kita berarti, maka kita layak dicintai.

baca selengkapnya..

UncategorizedFebruary 9, 2008 2:55 pm

Betapa dahsyatnya api yang melahap hutan belantara, menghabiskan bangunan yang tegak berabad-abad dan segala tabungan yang dihimpun bertahun-tahun. Betapa berdayanya air yang memadamkan api, menopang dan -pada saat yang sama- melanda kehidupan. Betapa besarnya energi angin, ketika mengawinkan unsur-unsur bunga menjadi buah, menggerakkan uap dan udara, mengirimkan badai dan memporakporandakan kota dan desa.

Alangkah teguhnya gunung yang bertahan dari terpaan hujan, serbuan taufan dan rakusnya manusia. Teguh bagai gunung, menjadi pepatah yang menyimpan begitu banyak makna. Namun akhirnya semua kalah dihadapan para rijal al-haq, para pejuang kebenaran, yang tak hanyut di air, tak hangus di api, tak melayang diterpa angin, tak terangsang liurnya oleh tumpukan harta, kemilau tahta dan rayuan wanita. Kiprah mereka hanya satu: teguh dalam gerak dan gerak dalam teguh.

baca selengkapnya..

UncategorizedFebruary 7, 2008 4:08 pm

Persaingan tahun 2021! Itu yang menjadi beban banyak orang tua masa kini. Saat itu, anak-anak masa kini akan menghadapi persaingan dengan rekan-rekannya dari berbagai negara di dunia.

`’Tuntutan kualitas sumber daya manusia tahun 2021 membutuhkan good character,'’ kata Dr Ratna Megawangi dalam seminar setengah hari Membangun Karakter Anak Sejak Usia Dini, Seberapa Penting? di Jakarta, 3 Mei lalu.

Adalah orang-orang yang senang belajar, terampil menyelesaikan masalah, komunikator yang efektif, berani mengambil risiko, punya integritas -jujur, dapat dipercaya, dan dapat diandalkan–, dan penuh perhatian, toleransi, dan luwes yang bisa bersaing kelak. Itu adalah karakter yang bagus. Betapa tidak. Banyak orang yang pintar dan berpengetahuan.

baca selengkapnya..

UncategorizedFebruary 1, 2008 5:21 pm

Assalamu’alaikum wr. wb.,

Bismillahirahmanirahim
Alhamdulillah, semoga email ini menjumpai ukhti muslimah dalam kondisi sehat ruhiyah dan jasadiyah serta senantiasa dalam perlindungan dan kasih sayang Allah Swt. Amiin ya robbal’alamin.

Subhanallah… begitu banyaknya nikmat dari Allah Swt yang kita telah rasakan. Diantara nikmat-nikmat itu, nikmat yang terbesar adalah nikmat hidayah, berupa ilmu dan petunjuk-Nya. Dengannya, kita membangun konsep diri, skema berfikir, membangun paradigma dan persepsi terhadap segala hal, termasuk cara kita memandang diri kita sendiri selaku manusia dan hamba-Nya. Semakin sering kita mengkaji, semakin nampak dihadapan kita bahwa ilmu Allah itu Maha Luas. Tak hanya menjangkau segala yg zahir, namun juga meliputi segala yang bathin dan segala yang ghoib di masa depan dan apa-apa yang tersembunyi di dalam hati manusia. Dia Maha Mengetahui atas segala sesuatu. 

baca selengkapnya..