Ada dua orang pengembara sedang melakukan perjalanan. Mereka tengah melintasi padang pasir yang sangat luas. Sepanjang mata memandang hanya ada pasir membentang. Jejak-jejak kaki mereka meliuk-liuk di belakang. Membentuk kurva yang berujung di setiap langkah yang mereka tapaki. Debu-debu pasir yang beterbangan memaksa mereka berjalan merunduk. baca selengkapnya..
Banyak orang merasa telah beramal, tetapi tak ada buah apapun yang ia petik dari amalnya, baik itu perubahan sifat, kelembutan hati ataupun kearifan budi dan keterampilan beramal. Bahkan tak sedikit diantara mereka beramal jahat tetapi mengira beramal baik. Karenanya Al Qur’an selalu mengaitkan amal dengan keshalihan, jadilah amal shalih. Kata shalih tidak sekedar bermakna baik, karena untuk makna ini sudah tersedia istilah-istilah khusus, seperti hasan, khair, ma’ruf, birr (kebaikan) dan lain-lain. Sedangkan shalih adalah suatu pengertian tentang harmoni dan tanasuknya (keserasian) suatu amal dengan sasaran, tuntunan, tuntutan dan daya dukung. Amal disebut shalih bila pelakunya selalu mengisi ruang dan waktu yang seharusnya diisi.
baca selengkapnya..Banyak orang berharta dengan banyak hutang. Banyak lagi orang miskin dengan banyak hutang. Ada orang kaya amal dengan banyak tuntutan yang harus dilunasinya dihari pembalasan. Ada orang yang sangat sederhana dalam beramal, dengan ketulusan tiada tara. Pujian tak membuatnya bertambah gairah dan celaan tak menghambatnya dari meningkatkan amal kebajikan. Ia ada ditengah keramaian dan jiwanya sendiri menghadap khaliq-nya, tanpa berharap dan peduli terhadap penilaian manusia.
Tiga hal yang tak patut dihati mu’min kering; 1. ikhlas beramal karena Allah, 2. Tulus terhadap para pemimpin (dengan nasehat dan koreksi), 3. setia kepada jamaah Muslimin, karena do’a mereka meliput dari belakang mereka (HR. Ahmad, Ibnu Majah, Hakim, Abu Daud & Tirmidzi).
baca selengkapnya..Cinta adalah kata yang mewakili seperangkat kepribadian yang utuh: gagasan, emosi, dan tindakan. Gagasannya adalah tentang bagaimana membuat orang yang kita cintai tumbuh dan berkembang menjadi lebih baik, dan berbahagia karenanya. Ia juga emosi yang penuh kehangatan dan gelora karena seluruh isinya adalah semata-mata keinginan baik. Tapi ia harus mengejawantah dalam tindakan nyata. Sebab gagasan dan emosi tidak merubah apa pun dalam kehidupan kita kecuali setelah ia menjelma jadi aksi. baca selengkapnya..
Saudaraku, mari bercermin,
Berapa banyak noktah yang menodai kita dalam kebersamaan di jalan ini? Sebuah perjalanan panjang yang kita tempuh bersama-sama, pasti menyisakan debu dan kotoran pada diri kita. Meski kadarnya berbeda-beda. Tapi di jalan ini kita memang saling membutuhkan. Dan di jalan ini, kita harus terus berjalan seiring. Kita satu sama lain memerlukan orang yang bisa memberikan keberanian dan mengusir ketakutan karena kesendirian. Kita, satu sama lain saling memerlukan orang yang bisa meluruskan kesalahan, lalu saling memberi rambu-rambu perjalanan. Kita semua sangat memerlukan kehadiran pendamping yang shalih, teman yang bisa saling membantu bak dua telapak tangan yang saling membersihkan, satu sama lain. Bayangkanlah, Saudaraku, Bahwa kita masing-masing adalah salah satu dari dua telapak tangan itu….
baca selengkapnya..Mungkin kita hanya sekadar makin sering terlambat.
Mungkin juga sekadar sering lupa.
Atau cuma sedikit bertambah lalai.
Atau mungkin cuma sekadar semakin enteng untuk tidak terlibat.
Bisa juga semacam ketenangan dalam kealpaan.
Dan tentu kita tidak menyebutnya sebagai futur….
Bisa jadi, kita cuma sedikit malas. Di mana dengannya,
dalih kita menjadi agak banyak dan bervariasi. Atau kita
hanya semacam sedikit pilih pilih tugas.
Ada agak banyak tugas yang kita rasa sudah tidak pantas (lagi) kita kerjakan.
Dan Kita juga tidak menyebutnya sebagai futur….
Seorang penyanyi seronok tiba-tiba menangis. Matanya sembab. Air matanya menggurat garis kecil di atas riasan wajahnya yang tebal. Ia sangat bersyukur, sebab dirinya terpilih menjadi pemenang dalam sebuah kontes menyanyi itu. Beberapa kali ia mengucap syukur dan puji kepada Allah SWT. Ada aroma ketulusan yang luar biasa dari ekspresi lahiriyah yang kuat.
Pada kali yang lain, seseorang yang biasa berselingkuh diwawancarai sebuah stasiun televisi. Ditanya bagaimana ia bisa membayar biaya selingkuh yang mahal itu. Dengan serta merta ia menjawab, "Alhamdulillah, selama ini rezeki saya cukup lah."
baca selengkapnya..