Bahwa hidup adalah perjuangan tak ada yang menyangkalnya. Semenjak dari sebentuk tetesan air, manusia memang harus berjuang untuk menjadi hidup. Hanya satu dari ribuan tetesan air itu yang menjadi janin. Di dalam rahim, janin itu adalah manusia sendiri yang berkomunikasi langsung dengan sang Khalik. Ia masih di alam ruh, dan bersaksi dengan benar tentang keberadaan Allah Yang Maha Esa.
Ketika bayi itu lahir ke dunia, perlahan tapi pasti ia menjadi mahluk sosial. Lingkungan menjadi faktor dominan dalam proses pembentukan karakter dan identitas budayanya. Beranjak dewasa ia menjadi manusia multidimensi. Manusia yang harus berkompetisi dalam ekonomi. Bahkan tak terhindarkan pula dari pergulatan kekuasaan. Maka manusia pun menjadi makhluk ekonomi dan politik.
baca selengkapnya..