Mawas diriJune 4, 2007 1:47 am

Saudaraku,

Adalah lumrah, bila seorang musafir harus tahu benar karakter perjalanan yang akan dilaluinya. Salah satu karakter perjalanan itu adalah munculnya fitnah dan ujian. Bila tak disikapi dengan benar, bisa jadi arahnya akan menyimpang.

Kemunculan fitnah merupakan sunnatullah. Maka ia sangat tergantung lemah atau kuatnya iman sang musafir. Bila imannya prima, hubungan dengan Allah kuat, ujian apapun takkan dapat menjerumuskan. Beda halnya ketika iman melemah. Sedikit saja ujian menerpa, dapat membuatnya terjungkal.

Allah telah menakdirkan terjadinya fluktuasi iman. Tinggi dan rendahnya keimanan, adalah fenomena yang pasti dialami setiap orang. "Iman itu bertambah dan berkurang," demikian sabda Rasulullah SAW. Karena itu, satu satunya cara -di samping senantiasa, berusaha memperbarui iman-, adalah harus tetap waspada menghadapi berbagai gejala munculnya fitnah.

baca selengkapnya..

Mawas diriJune 2, 2007 10:38 pm

Perkataan etika berasal dari bahasa Yunani "ethos" yang berarti adat kebiasaan. Kata ini identik dengan moral yang berasal dari bahasa latin "mores" (juga sama dengan tata susila, budi pekerti, kesopanan, adab perangai dan tingkah laku).

Secara istilah, etika adalah usaha manusia agar kehidupan mereka berada dalam aturan yang baik, beredar sesuai dengan naluri kemanusiaan. Usaha itu diwujudkan dengan membentuk suatu tata aturan kehidupan yang baik lalu dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari.

baca selengkapnya..

Newer Items »»