Ini kisah nyata, bagian dari rentetan sejarah orang-orang shalih. Yang dengan keshalihan itu Allah menurunkan rahmatnya: Pertolongan yang menembus segala batas.
Pada malam hijrah ke Madinah, Rasulullah SAW ditemani Abu Bakar radhiyallahuanhu sempat bersembunyi di dalam Gua Tsur. Orang Quraisy berhasil mengejar keduanya hingga di mulut gua. Abu Bakar sempat khawatir. Tapi Rasulullah menenangkannya. Maka turunlah pertolongan Allah, menembus logika militer pasukan kafir Quraisy itu. Di depan gua ada burung dan laba-laba, salah satu jenis makhluk yang paling lemah.
Sementara itu, Musa punya kisahnya sendiri. Saat Fir’aun dan bala tentaranya mengejar Musa, Musa dan beberapa orang pengikutnya terus berlari dan berlari. Hingga akhirnya mereka sampai kelaut Merah. Pengikut Musa sudah pesimis. Tetapi jiwa kerasulan Musa tak terpengaruh. “Sesungguhnya Tuhanku besertaku. Kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku.” (Qs. Asyu’ara’: 62). Maka Allah menyuruh Musa memukulkan tongkatnya. Dan laut itu pun terbelah. Musa dan pengikutnya bisa menyeberangi.
baca selengkapnya..