Kita tarbiyah dalam lingkungan manusia. Sebagai sebuah konsekuensi dari struktur sosial masyarakat, diferensiasi sosial akan senantiasa ada. Atau dengan kata lain, diferensiasi sosial adalah keniscayaan bagi sebuah struktur sosial masyarakat. Dengan diferensiasi sosial masing-masing elemen, kelompok atau komponen masyarakat memiliki status dan perannya yang khas. Misalnya, status pengurus sebuah organisasi akan menciptakan peran yang berbeda dengan orang lain yang berstatus sebagai anggota organisasi. Demikian pula halnya dengan diferensiasi sosial dalam keluarga, perusahaan, kantor, instansi, dan lain-lainnya. Pendek kata, untuk setiap status sosial tersedia pula peran sosial yang khas atau spesifik.

Banyak pihak menuding diferensiasi sosial sebagai biang konflik. Diferensiasi sosial dipandang sebagai lawan kata dari ketertiban sosial (social order). Keragaman struktur dan strata dalam masyarakat dituding sebagai pemicu konflik yang terjadi di masyarakat. Paham materialisme yang demikian populer saat ini mengajarkan apa yang disebut dengan perspektif sosial konflik. Pandangan ini mencoba menyakinkan kita bahwa setiap individu atau kelompok memiliki tujuan yang berbeda-beda. Oleh karenanya, individu atau kelompok dalam masyarakat sulit untuk melakukan konsensus. Masyarakat diyakini lebih mudah melakukan konflik daripada harus melakukan kompromi.

baca selengkapnya..