Kita telah melewati detik, menit, jam, hari, pekan dan tahun-tahun yang cukup panjang dan melelahkan. Semuanya sudah berlalu… Berapa banyak amal yang sudah kita lakukan selama itu? Mari kita mereka-reka jawabannya. Ya, ternyata baru itulah, kesungguhan yang kita lakukan untuk menyongsong sebuah kehidupan yang pasti dan abadi. Ternyata, hanya sebanyak itu bekal yang kita kumpulkan untuk menebus kebahagiaan akhirat… Sudah cukup? Pasti tidak. Sementara kita sama sekali tidak tahu, berapa detik, menit, jam, hari pekan dan tahun lagi yang tersisa di hadapan.
Saudaraku,
Sekarang, kita berada di sini. Di detik, menit, jam, hari pekan dan tahun ini. Mari berdo’a, semoga keadaan kita lebih baik dari yang dulu. Mari bersungguh-sungguh, karena hanya di sini kesempatan kita untuk mengukir amal. “Dunia ini hanyalah tiga hari,” nasihat Imam Hasan Al-Bashri. Ia melanjutkan, tiga hari itu adalah: “Hari kemarin yang sudah berlalu, dan kita tidak bisa lagi untuk mengubahnya. Hari esok, yang kita tidak tahu apakah kita akan masih memiliki kesempatan di dalamnya. Dan hari ini, kesempatan untuk kita melakukan amal sholih. Maka, beramallah sebanyak-banyaknya…”
baca selengkapnya..