UncategorizedDecember 26, 2006 11:23 pm

Hidup sebenarnya identik dengan gerak. Sama dengan kematian yang identik dengan diam. Karena itu bergerak, beraktifitas, melakukan berbagai eksperimen, berkreasi, berinovasi dan sebagainya merupakan keadaan yang mutlak dalam hidup. Tanpanya kehidupan bukan saja tanpa makna, tapi membawa bencana. Bagaimana menumbuhkan vitalitas gerak dalam hidup? Beberapa langkah berikut ini bisa dirujuk untuk mewujudkannya:

Pertama, renungi makna hidup kita masing-masing.

Hidup itu konstan bergerak dan dinamis. Ia bisa diibaratkan angin yang meliuk-liuk di bawah lembah, lalu menanjak ke atas bukit. Karenanya ada orang yang mengatakan, mencoba mengartikan hidup sama dengan mencoba mengartikan angin yang tak dapat dilihat mata pada satu titik perjalanan angin tersebut. Sulitnya memaknai hidup karena dinamika dan gerak yang berlangsung pada hidup itu sendiri. Dan setiap orang tentu akan berbeda-beda membuat makna hidupnya, sesuai dengan perjalanan dan arah hidup yang dia lalui. Tuntunan Allah SWT dalam Al Qur‘an dan petunjuk Rasulullah SAW mengajarkan hidup adalah ibadah, hidup adalah ladang amal, hidup adalah medan perjuangan. Tapi semua orang akan mempunyai lorong sendiri sendiri dalam hidupnya.

baca selengkapnya..