Saat ini kita sedang berada di bulan suci Ramadhan. Kalau kita kembali mengingat tahun lalu pada saat yang sama, Ramadhan juga hadir dan kita pun berpuasa. Lalu sekarang kita sedang menanti Ramadhan berikutnya. Ramadhan selalu datang silih berganti setiap tahun. Kita mesti merenungkan waktu yang terus berlalu. Bila kita berusia 20 tahun, 30 tahun, atau lebih tua lagi, maka perhatikanlah waktu yang berlalu menghabiskan sisa umur kita. Suatu saat, bila Allah Swt mengizinkan, kita akan mencapai usia 60 tahun. Pada saat itupun mungkin kita sedang menanti Ramadhan sebagaimana orang tua kita sekarang. Kita harus memanfaatkan waktu yang Allah berikan sepanjang bulan suci Ramadhan. Hari ini, saya tidak ingin membahas tentang tata cara berpuasa dan juga tidak membahas tentang apa-apa yang biasanya kita lakukan di bulan Ramadhan. Karena insya Allah kita semua sudah memahaminya sebagaimana yang kita lakukan selama ini. Sekarang, saya ingin mengingatkan diri saya sendiri dan para hadirin sekalian bahwa kita perlu meraih peluang emas selama Ramadhan untuk beribadah sebaik mungkin. Kalau kita mampu meraih peluang tersebut, kita akan mendapatkan banyak pahala. Namun bila kita gagal, kita akan kehilangan banyak hal. 

baca selengkapnya..