PotretJuly 12, 2006 12:55 pm

Penulis : Mahfuz Sidik

Seorang murabbi yang baru saja membuka acara liqo tarbawinya, tiba-tiba menerima SMS dari mutarabbinya. Isinya singkat : "Afwan ustadz, saya tidak bisa hadir, sedang ada urusan lain."
Saat liqo itu berjalan setengah main, salah seorang anggota halaqoh menerima SMS, isi pesan ternyata dari teman sesama aktivis dakwah kampus berbunyi : "Akh, saya dapat forward SMS, katanya aleg kita di DPRD minta fasilitas mobil. Murabbi antum kan orang DPP, tanyain ya…?" Ketika SMS itu dikonfirmasi ke sang murabbi, anggota yang lain menimpali, "Iya… saya juga dapat SMS yang senada. Katanya malah dari anggota Dewan Syari’ah!" Walhasil, diskusi di liqo bukan lagi tentang materi tarbiyah, tetapi beralih ke soal SMS.
baca selengkapnya..

Potret 4:54 am
Belakangan ini saya banyak diskusi dengan istri tentang gejala " syahwat lawan jenis". Istri saya termasuk akhwat yang cukup "cerewet" soal gejala-gejala tidak sehat mengenai perilaku hubungan antara ikhwan dan akhwat. "Jangan sampai menjadi perusak masa depan dakwah kita..!", demikian hujjah balighah yang kerap meluncur dari dirinya kepada saya. Dan ketika saya meresponnya dengan kalem, pressure pun muncul. "Abi kan mas’ul kaderisasi. Abi tanggung jawab kalau nanti terjadi apa-apa pada dakwah ini …!!"
baca selengkapnya..