“Kata adalah sepotong hati,” kata Abul Hasan Ali Al-Hasani An-Nadawi, pemikir dan pemimpin pergerakan Islam di India. Tetapi memang begitulah kebiasaan para pelaku sejarah yang memenuhi lembaran sejarah umat manusia memaknai kata. Pemaknaan seperti itu terasa lebih kental di kalangan para pemikir, penulis, orator, maupun para pemimpin informal yang seluruh atau sebagian besar pengaruhnya bertumpu pada kekuatan kepribadian mereka.

baca selengkapnya..