Mawas diriAugust 27, 2008 10:43 pm

Khazanah Islam meliputi seluruh potensi yang ada pada diri manusia. Termasuk didalamnya adalah potensi manusia untuk berfirasat, sesuatu yang kata sebagian orang adalah pikiran irasional. Akan tetapi, se-rasional apapun diri manusia, pasti pernah terlintas di hatinya suatu firasat atas keadaan sesuatu. Naluri firasat mampu membuatnya merasakan getaran kegelisahan hati orang lain, mampu merasakan kedatangan bahaya yang mengancam dirinya, mampu merasakan alur fikiran lawan bicaranya, dan banyak lagi contoh yang bisa disebutkan. Selanjutnya, firasat tersebut menjadi pegangan baginya untuk bertindak, untuk melangkah dan untuk memilih. Namun demikian harus dicatat, bahwa apapun yang dimunculkan oleh firasat, tidak bisa dijadikan landasan hukum syar’i. Sejauh manakah Nabi Muhammad SAW dan para sahabat mengomentari potensi firasat dan bersikap terhadapnya? Mari kita simak tulisan berikut.    baca selengkapnya..

Mawas diriAugust 26, 2008 10:23 pm

Jangan pernah menyangka bahwa seorang pahlawan selalu meraih prestasi-prestasinya dengan mulus, atau bahkan tidak pernah mengenal kegagalan. Kesulitan-kesulitan adalah rintangan yang diciptakan oleh sejarah dalam perjalanan menuju kepahlawanan. Dan karena itu, peluang kegagalan sama besarnya dengan peluang keberhasilan. "Kalau bukan karena kesulitan, maka semua orang akan jadi pahlawan", kata seorang penyair Arab, Al-Mutanabbi.

baca selengkapnya..

UncategorizedAugust 24, 2008 11:30 pm

Ada orang yang melihat semut sebagai hewan kecil yang rakus, (hanya) karena sangat aktif mengumpulkan bahan makanan jauh lebih banyak dari panjang usia yang mungkin dijalaninya. Bahwa nama semut menjadi sebutan bagi salah satu dari 114 surat Al-Quran, memang tidak menjadi jaminan mereka tercela atau tidak, berbeda dari semisal Al-Munafiqun dan Al-Kafirun atau nama-nama lain seperti anjing (QS. 7:176), kera dan babi (QS. 5: 60). Tetapi kalau bukan untuk tujuan terpuji, untuk apa nama itu disebut dalam kitab suci, seperti surat An-Naml atau An-Nahl?

baca selengkapnya..

UncategorizedAugust 12, 2008 11:04 pm

“Agama ini kokoh dan kuat. Masukilah dengan lunak, dan jangan sampai timbul kejenuhan dalam beribadah kepada Rabbmu.” (Al-Baihaqi)

Maha Suci Allah yang mempergilirkan siang dan malam. Kehidupan pun menjadi dinamis, seimbang, dan berkesinambungan. Ada hamba-hamba Allah yang menghidupkan siang dan malamnya untuk senantiasa dekat dengan Yang Maha Rahman dan Rahim. Tapi, tidak sedikit yang akhirnya menjauh, dan terus menjauh.

baca selengkapnya..

UncategorizedAugust 11, 2008 11:19 pm

Tak ada yang tidak berubah dalam hidup ini. Tak ada kondisi yang tetap. Bumi ini berputar, alam bergerak, manusia, hewan, dan tumbuhan semuanya hidup. Perubahan merupakan sunnatullah yang tidak akan pernah berubah. Keadaan suatu bangsa juga pasti mengalami perubahan. Peta kejayaan dan kekalahan suatu umat pasti bergilir, seperti silih bergantinya malam, seperti perputaran roda. Itulah siklus perubahan yang tunduk pada sunatullah.

baca selengkapnya..

UncategorizedAugust 10, 2008 10:33 pm

"Jika engkau menghadapi dunia dengan jiwa lapang, engkau akan memperoleh banyak kegembiraan yang semakin lama semakin bertambah, semakin luas, duka yang makin mengecil dan menyempit. Engkau harus tahu bahwa bila duniamu terasa sempit, sebenarnya jiwamulah yang sempit, bukan dunianya.”

(Ar-Rafi’i)

 

 

Biduk kebersamaan kita terus berjalan. Dia telah menembus belukar, menaiki tebing, membelah laut. Adakah di antara kita yang tersayat atau terluka ? Sayatan luka, rasa sakit, air mata adalah bagian dari tabiat jalan yang sedang kita lalui. Dan kita tak pernah berhenti menyusurinya, mengikuti arus waktu yang juga tak pernah berhenti. Kita tak pernah berhenti karena menderita oleh keadaan seperti itu. Di jalan ini, "rasa sakit telah menjadi kenikmatan, pengorbanan menjadi indah dan jiwa menjadi tidak berharga." Kata itu yang pernah diucapkan seorang pejuang Palestina terkenal yang telah gugur, Mahmud Abu Hanud. Inilah perjalanan yang kita pilih untuk kita lalui bersama menuju keridhaan-Nya. Tujuan yang kita tetapkan dalam kebersamaan terbukti telah menjadikan kita lebih kuat, tabah, kokoh, menghadapi rintangan apapun juga.

baca selengkapnya..

UncategorizedAugust 7, 2008 10:51 pm

Komunikasi sebagai senjata, Informasi sebagai peluru dan Kita sebagai tentara

 

Sebuah iklan di majalah Time berlatar langit pada ketinggian 34 ribu feet, terpampang saat saya menempuh penerbangan Cathay Pacific Jakarta-Tokyo. Ia begitu mempesona. Bunyinya singkat, "You cannot get what you deserve, you get what you communicate." Seorang Doktor yang mengungkapkan kata-kata itu adalah pakar komunikasi yang sukses membina para profesional dan eksekutif terkenal di Amerika. Ia bukan Muslim, tapi saya sepakat dengan pendapatnya. Banyak contoh di sekitar kita, persoalan yang dihadapi dengan komunikasi berujung pada hasil positif, sebaliknya, tanpa komunikasi ia jadi kasus yang kian berat.

baca selengkapnya..

Mawas diriAugust 4, 2008 11:19 pm

Di sebuah perjalanan yang melelahkan, seorang sahabat di masa Rasulullah mengalami kecelakaan. Kepalanya tertimpa batu, Darah mengucur dari luka yang sangat serius.

Perjalanan tetap dilanjutkan. Hingga malam datang menjelang. Jabir, salah seorang pengisah cerita itu menuturkan, bahwa mereka kemudian tidur pada malam yang sangat dingin itu, Keesokan harinya, lelaki yang terluka itu bangun. Rupanya semalam ia bermimpi yang menyebabkan ia harus mandi besar. Segera ia bertanya kepada kawan-kawannya, adakah ia punya keringanan untuk bertayamum saja karena luka menganga di kepalanya?

baca selengkapnya..

Uncategorized 2:38 pm

Kemudian mereka meminumnya kecuali beberapa orang di antara mereka. Maka ketika Thalut dan orang-orang yang beriman bersamanya telah menyeberanginya, mereka berkata: "Tak ada daya bagi kami pada hari ini untuk melawan Jalut dan tentaranya."

(AI-Baqarah: 247)

 

Apa yang membedakan Barat dan Timur, Utara dan Selatan? Salah satu jawaban mungkin; Barat (dulu) punya daya jelajah yang kuat dan jauh, sementara Timur punya daya tahan banting yang tangguh. Lihatlah, begitu banyak kepedihan tak mampu menjerumuskan si kulit berwarna ke jurang putus asa, sementara si bule terjerumus menuju neraka khamr dan narkotik, atau bunuh diri. Kebanggaan teknologi menjadi trade mark sejarah yang semu. Sementara harga peradaban yang tinggi melambung, tetap disikapi dengan ‘acuh tak acuh’ bangsa timur.

baca selengkapnya..

UncategorizedJuly 31, 2008 9:05 am

Sejarah telah diwarnai, dipenuhi dan diperkaya oleh orang-orang yang sungguh-sungguh. Bukan oleh orang-orang yang santai, berleha-leha dan berangan-angan. Dunia diisi dan dimenangkan oleh orang-orang yang merealisir cita-cita, harapan dan angan-angan mereka dengan jiddiyah  (kesungguh-sungguhan) dan kekuatan tekad. baca selengkapnya..

«« Older Items •